Puisi Ibu Tercinta Paling Indah 2023

Puisi Ibu Tercinta – Sahabat semuanya kali ini admin akan sedikit berbagi puisi untuk ibu kita tercinta, Perjuangan seorang ibu sangat besar dan penuh kasih sayang.

Ibu mengandung kita selama sembilan bulan dengan penuh perjuangan dan Do’a keadaan yang lemah dengan penuh harap demi kebaikan sang janin,rasa mual, pusing dan kepayahan.

Kata mutiara untuk ibu kata mutiara untuk ibu yang sudah meninggal kata mutiara untuk ibu dan ayah kata mutiara untuk ibu dalam bahasa inggris cara kata mutiara untuk ibu tercinta kata mutiara untuk ibu tercinta kata mutiara untuk hari ibu kata mutiara islami untuk ibu kata mutiara untuk ibuyang telah tiada Saat melahirkanpun seorang ibu harus kembali bertarung dengan rasa sakit yang teramat bahkan nyawa taruhannya tapi semua itu demi kebaikan kita.

Puisi ibu berikut ini adalah kumpulan ungkapan rasa sayang kepada seorang ibu yang diapresiasikan melalui sebuah puisi. Semoga syair yang indah dibawah ini bisa menjadi harapan dan doa untuk ibu tercinta :

Terima Kasih Ibu

Ibu,

Aku bisu

Aku tak mampu bicara

Aku tak pernah bisa berkata

Ketika ku harus menjawab

Apa yang telah ku lakukan untukmu?

Ibu,

Mahalnya berlian takkan mampu membayar jasamu

Indahnya pelangi tak seindah kasih sayangmu

Engkau bak Sang Surya

Tak henti menyinari kehidupan

Engkau bagai pelita

Menyinariku di kala gelap membelengguIbu,

Tak ada selain dirimu

Yang menyinariku sepanjang masa

Kau kobarkan semuanya

Waktumu, tenagamu, bahkan jiwa ragamu

Kau relakan demi buah hatimu

Ibu,

Ucapan terima kasihku tak terhingga untukmu

Atas kasih dan sayangmu

I love you, Mom.

Jasa Tak Terlupkan

Ibu…

kau membingbingku selama satu tahun

kau begitu baik padakuwaluapun aku sukamarah-marah

Ibu….

kau begitu ceria dan rajin dari pada guru yang lain

ibu…

kau yang pintar,baik,ramah,cantik,dan sopan

Ibu…

kalau aku membuat salah tolong maafkan aku

karena aku cuma kesal karna aku selalu diejek

Ibu…

kalau aku lagi sedih kau menghibur aku

kalau aku lagi kesal kau menghiburku

Ibu…

terimakasih atas jasa-jasamu jika aku

masih sempat bertemu dengan ibu

aku sangat ingin memeluk ibu

Tak Terganti

Ketika kupandang lekat pada sudut matamu

Tersimpan derita yang begitu mendalam

Aku tahu disana banyak tersimpan air mata untuk kami anakmu

Air mata yang telah kami lakukan

Ibu

Kamu selalu berharap kami anakmu yang kan jadi nomor satu

Namun sering kali kami melawan dan melalaikan perintahmu

Kami selalu membuatmu bersedih

Mulai sekarang aku bertekad untuk menghapusair matamu…

dan menggantinya dengan canda dan tawa

Terima kasih Ibu

Kau takkan pernah tergantikan di dalam hati kami anakmu

Terima Kasih Ibu

Terima kasih ibu

Berkatmu aku ada

Bisa melihat warna warna dunia

Bukan hitam putih.

Terima kasih ibu

Berkatmu aku menjadi jasad

Bisa berjalan kemana kaki ingin pergi

Hingga patah lelah.

Terima kasih ibu

Berkatmu aku besar

Dewasa dan bijak

Didikanmu sudah mengubahku.

Terima kasih ibu

Berkatmu aku memiliki keluarga

Memiliki ayah dan adik adik

Memiliki tempat yang selalu membuatku ingin pulang.

Terima kasih ibu

Berkatmu aku memiliki nama

Nama yang pendek

Tapi indah bermakna.

Terima kasih ibu

Berkatmu aku hidup

Bisa merasakan pahit manis hidup

Mengenal bahagia dan merana

Terima kasih untukmu wahai ibu.

Jasamu Ibu

Jasamu teramat besar untukku

Engkau rela gantung nyawa saat mengeluarkanku

Darah dan lelahmu menjadi saksi biru hebatnya cintamu.

Sampai menjadi abu sekalipun

Kutetap tiada bisa membayar lunas jasamu

Engkau terlalu besar berkorban untukku.

Wahai ibu maafkan aku

Aku berbuat salah

Aku menyakiti hatimu dengan tingkahku

Aku minta maaf ibu.

Engkau adalah segalanya untukku

Gunung uang tidak akan bisa membelimu

Tidak, tidak ada materi yang bisa menukarmu.

Ibu jika nanti aku sukses

Aku berjanji akan membahagiakanmu

Tidak akan aku biarkan hidupmu merana

Akan kujaga kau hingga ujung nyawaku.

Itulah puisi Ibu Tercinta yang dapat admin sajikan kali ini Semoga dengan puisi ini rasa cinta kepada ibu semakin bertambah, berbaktilah kepada ibumu, karena ibulah yang melahirkanmu.