Ayam Bakar VS ayam Panggang

Olahan daging ayam favorit hampir semua orang. Entah itu matang goreng, kuah, bakar, panggang, maupun tumis berlumur bumbu, ayam sering disajikan di catering pernikahan. Kali ini, chef Heri Purnama beri tambahan dua resep masakan berbahan dasar daging ayam.

Resep pertama sangat tradisional. Heri memanfaatkan racikan sambalnya yang juara. Ayam Bakar Sambal Koja.

Ayam dimarinasi lebih-lebih dulu. Jeruk limau dikucurkan di atas daging ayam hingga merata, selanjutnya garam ditaburkan. Proses marinasi wajib tepat agar bau amis daging ayam sangat hilang. “Setelah itu, sambal koja sanggup dibalurkan selanjutnya daging didiamkan sebentar, sekitar 10 menit,” kata Heri.

Daging ayam berlumur sambal baru sanggup dibakar. Proses pembakarannya cukup setengah matang. “Biar bumbu meresap dan menyerap,” ujar chef asli Nusa Tenggara itu.

Heri sesudah itu beralih ke bumbu. Kali ini, bahan dasar bumbu layaknya bawang merah, bawang putih, dan cabai dihaluskan. Bumbu yang sudah halus ditumis hingga matang sesudah itu diguyur santan. Ayam yang sudah dibakar setengah matang dimasukkan dan dimasak sepanjang 15 menit.

“Setelah itu ayam diangkat dan dibakar kembali atau dimasukkan ke didalam oven. Jangan lupa, ayam di-glaze biar berkilauan dan warnanya ‘keemasan’. Olesannya cukup bumbu dicampur minyak.”

Resep ke dua Heri lebih Western. Rotisserie Chicken dengan sebutan lain ayam panggang, namun melalui sistem pemasakan yang tidak biasa.

Ayam dipanggang layaknya kambing guling. Daging ditusuk berasal dari ujung ke ujung selanjutnya dimasukkan ke didalam oven type rotisserie, agar daging bakal berputar bersama sendirinya. Sebelum dipanggang, daging ayam dimarinasi bersama rosemary, air perasan jeruk, limau, dan lemon.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *