Manfaat Telur Puyuh Bagi Kesehatan

Berbicara soal telur puyuh, banyak orang menghindarinya sebab dikenal punyai banyak kalori dan diakui mengakibatkan kolesterol tinggi. Padahal, telur puyuh yang terkadang menjadi lauk nasi tumpeng mempunyai faedah sehat sepanjang dikonsumsi di dalam batas wajar.

Apa saja kandungan nutrisi dan faedah telur puyuh untuk kesehatan tubuh?

Melansir Healthline, 1 telur puyuh (sekitar 9 gram) mengandung:

Kalori: 14

Protein: 1 gram

Lemak: 1 gram

Kolin: 4 persen berasal dari nilai harian (daily value)

Riboflavin: 6 persen berasal dari nilai harian

Folat: 2 persen berasal dari nilai harian

Asam pantotenat: 3 persen berasal dari nilai harian

Vitamin A: 2 persen berasal dari nilai harian

Vitamin B12: 6 persen berasal dari nilai harian

Zat besi: 2 persen berasal dari nilai harian

Fosfor: 2 persen berasal dari nilai harian

Selenium: 5 persen berasal dari nilai harian

Selenium dan riboflavin merupakan nutrisi penting. Fungsi keduanya membantu tubuh untuk memecah makanan yang dikonsumsi dan juga mengubahnya jadi energi. Selenium termasuk membantu meyakinkan faedah tiroid bekerja bersama dengan baik.

berikut ini lebih dari satu khasiat makan telur puyuh bagi kesehatan tubuh Anda:

1. Membentuk Massa Otot

Menurut dr. Dyah Novita Anggraini, putih telur puyuh dapat mengimbuhkan manfaat untuk membentuk massa otot. Hal ini berkat takaran protein pada telur puyuh.

2. Pembentukan Sel-Sel Tubuh

“Selain itu, protein di dalam putih telur puyuh terhitung benar-benar baik untuk pembentukan sel-sel tubuh,” jelas dr. Dyah Novita.

3. Menurunkan Risiko pada Tekanan Darah

“[Telur puyuh] turunkan risiko tekanan darah dan penyakit jantung karena ada takaran kalium di dalamnya. Fungsi kalium mengontrol tekanan darah dan menopang melebarkan pembuluh darah,” terang dr. Dyah Novita.

4. Memperbaiki Sel yang Rusak

Telur puyuh kaya nutrisi dan antioksidan untuk menambah kesehatan. Mengonsumsinya dapat menopang memulihkan kerusakan sel pada tubuh.

5. Terhindar dari Gejala Alergi Makanan

Sebuah penelitian pada tikus yang dipublikasikan dalam website jurnal ilmiah Nature menemukan, kuning telur puyuh meredakan tanda-tanda esofagitis eosinofilik, yaitu situasi peradangan kronis yang disebabkan oleh alergi makanan.

Namun, belajar berikut perlu penelitian lebih lanjut tentang efektivitasnya pada manusia.

Baca juga : Cap cay, Tumis Sayuran Merakyat di Indonesia

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *