Penegakan Perlindungan Terhadap Hak Merek Di Indonesia

Indonesia dikenal sebagai yurisdiksi yang masih belum serius dalam melindungi hak kekayaan intelektual.

Apa sanksi bagi pelanggaran merek?

Di Indonesia, pelanggaran merek dapat menimbulkan tanggung jawab perdata dan sanksi pidana yang meliputi:

    Pelanggar telah menggunakan merek yang identik dengan merek terdaftar – Penjara sampai dengan lima tahun dan/atau denda (saat ini sampai dengan Rp 2 miliar);

Baca juga : Mengupas Aturan Royalti Musik di Indonesia

    Penggunaan yang tidak sah tidak identik tetapi terlihat serupa – Penjara hingga empat tahun dan/atau denda (saat ini hingga Rp 2 miliar).

Pemilik merek juga dapat mengajukan gugatan perdata untuk ganti rugi.

Apa modus tindakan hukum yang lebih disukai terhadap pelanggaran merek dagang?

Implementasi kerangka penegakan hak kekayaan intelektual di Indonesia masih jauh dari ideal. Disarankan untuk memulai dengan surat berhenti dan cek merek dagang di DJIP untuk sebagai langkah pertama.

Surat berhenti bukti merek terdaftar dapat menjadi alat yang efektif karena ancaman sanksi pidana dalam surat tersebut dapat memberikan bukti kuat untuk mendukung pemilik merek.

Baca juga : Catatan Peralihan Hak Merek di Indonesia

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *