Serba Serbi Desain Industri di Indonesia

Dasar Hukum: Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri di Indonesia (UU Desain Industri), berlaku efektif 20 Desember 2000.

Perjanjian internasional utama ditandatangani:

    Perjanjian Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) tentang Aspek Terkait Perdagangan dari Hak Kekayaan Intelektual (TRIPs) Perjanjian, termasuk Perdagangan Barang Palsu, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1994.

    Konvensi Paris untuk Perlindungan Properti Industri (1967).

    Konvensi Pembentukan Organisasi Kekayaan Intelektual Dunia (WIPO).

    Perjanjian Den Haag Mengenai Pendaftaran Internasional Desain Industri, Undang-Undang London (Undang-undang Jenewa).

    Perjanjian Locarno Menetapkan Klasifikasi Internasional untuk Desain Industri.

3. Rata-rata waktu pendaftaran Desain Industri di Indonesia: 12-24 bulan.

4. Bahasa Resmi Kejaksaan Desain Industri: Bahasa Indonesia.

5. Jumlah kelas menurut Perjanjian Locarno: 31

Baca juga : Desain Industri di Indonesia

II. Persyaratan Dan Tata Cara Pengajuan Aplikasi Desain Industri Baru Di Indonesia

Informasi dan dokumen yang diperlukan untuk pengajuan aplikasi Desain Industri yang harus dipenuhi pada saat pengajuan adalah sebagai berikut:

Lembaran data

Judul desain yang diusulkan, nama pemohon dan alamatnya, nama desainer dan kebangsaan mereka, rincian prioritas (negara, tanggal dan nomor pengajuan) dan penjelasan singkat dan fungsi dari Desain Industri terkait.

Gambar atau foto formal

Harus diambil dari sudut pandang, atas, bawah, belakang, depan, kanan dan kiri dari Desain Industri terkait dan dibuat dari kertas minimal 100 gr tanpa karakter atau angka. Dalam hal ini, kami dapat membantu pemohon dalam menyiapkan gambar formal tersebut.

Klaim desain

Bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau kombinasinya.

Dokumen untuk melengkapi aplikasi Desain Industri adalah sebagai berikut:

    Surat Kuasa, cukup ditandatangani oleh Pemohon.

    Pernyataan, cukup ditandatangani oleh Pemohon.

    Tugas, cukup ditandatangani oleh dua pihak, Pemohon dan Desainer.

    Salinan resmi dokumen prioritas dan terjemahan bahasa Inggrisnya (jika ada). Batas waktu prioritas dihitung 6 (enam) bulan sejak tanggal aplikasi di negara sebelumnya.

Dokumen-dokumen tersebut di atas dapat diserahkan ke Kantor Desain Indonesia dalam waktu 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal penerimaan. Jika klien Anda tidak dapat memenuhi dokumen tersebut dalam jangka waktu yang ditentukan, batas waktu penyerahan dokumen hanya dapat diperpanjang selama satu bulan. Legalisasi atau notaris tidak diperlukan untuk dokumen.

Baca juga : The requirement for registering company in Indonesia

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *