DC Comics Kehilangan Gugatan Copyright Infringement Melawan Perusahaan Snack Lokal

Secara mengejutkan, DC Comics baru-baru ini gagal memenangkan gugatan copyright infringement terhadap perusahaan makanan ringan Indonesia untuk hak atas nama merek Superman di Indonesia.

Benar, DC Comics, perusahaan yang memiliki hak atas pahlawan super ikonik, kalah. Hal ini semua bermula setelah DC gagal mendaftarkan merek superhero ikonik mereka di Indonesia karena PT Marxing Fam Makmur, perusahaan makanan dan minuman yang berbasis di Surabaya, dan merek Superman yang sudah ada.

DC Comics kemudian mengajukan gugatan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat terhadap Marxing, mengklaim bahwa Superman adalah karakter dan merek yang dikenal di seluruh dunia, termasuk Indonesia, mereka menambahkan bahwa Marxing memiliki kemungkinan niat jahat untuk mendaftarkan merek DC tanpa izin atau persetujuan sebelumnya.

Namun, Marxing mempertahankan hak mereka atas merek Superman dengan mempertahankan bahwa merek dagang mereka telah terdaftar pada tahun 1993. Hal ini menunjukkan seberapa besar pemilik IP (Baca: Orang-orang Barat) di bagian lain dunia menghargai IP mereka di Asia.

Meskipun ada banding dari DC Comics, keputusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat tetap berlaku. ā€œGugatan penggugat tidak dapat diterima karena tidak jelas,ā€ jelas Mahkamah Agung. Bagi yang belum yakin apa itu Marxing, mereka adalah perusahaan makanan dan minuman yang memproduksi dan mendistribusikan biskuit wafer coklat bertema Superman. Ini adalah jajanan populer bagi mereka yang tumbuh di Indonesia pada tahun 90-an, di mana sering dijual di kios-kios di dalam atau di sekitar sekolah.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *