Beberapa Keputusan Kontroversial Wasit di Liga 1 2019

Keputusan kontroversial wasit menjadi salah satu alasan klasemen Liga 1 2019 selalu dalam perbincangan. Keputusan yang salah membuat hasil akhir pertandingan diperdebatkan.

Liga 1 2019 lagi-lagi menjadi sorotan. Kericuhan pasca laga Persela Lamongan vs Borneo FC adalah buntut dari protes kedua klub atas kepemimpinan wasit Wawan Rapiko. Setelah wasit meniup peluit panjang bahkan suporter pun turut masuk ke lapangan dan menyerang salah satu perangkat pertandingan.

Wasit yang memegang peranan penting dalam sebuah pertandingan sepak bola kerap dijadikan kambing hitam atas ketidakpuasan pemain, pelatih, dan suporter.

Gaya bermain kesebelasan Liga 1 yang keras pun acap menuntut korps baju hitam itu mengambil keputusan yang tak hanya tegas tetapi juga benar.

Penyelenggaraan Liga 1 musim ini masih kerap diwarnai keputusan yang memancing perdebatan. Baik berupa pengesahan atau penganuliran gol, penentuan pelanggaran, termasuk pemberian penalti.

Berikut beberapa keputusan kontroversial wasit dalam Liga 1 2019.

PSIS Semarang vs Persija Jakarta (26/5)
Persija tidak mendapat penalti setelah handball Rio Saputra. Wasit Yudi Nurcahya mendiamkan dan tidak menggubris protes pemain Macan Kemayoran. PSIS membukukan kemenangan 2-1 dalam laga yang berlangsung pada pekan kedua Liga 1 2019.

Arema FC vs Persela Lamongan (27/5)
Tekel dari belakang yang dilakukan Hamka Hamzah kepada Alex dos Santos yang tidak diganjar kartu merah oleh wasit Dwi Susilo berujung pada ketidakpuasan Aji Santoso yang kala itu masih melatih Persela. Hamka mendapat kartu kuning dan laga berakhir dengan skor 3-2 untuk Arema.

Barito Putera vs Bali United (14/7)
Klub Bali United memprotes keras kepemimpinan wasit Iwan Sukoco. Dalam laga tandang menghadapi Barito Putera, dua gol Serdadu Tridatu dinyatakan offside oleh Iwan. Gol Ricky Fajrin dianulir karena dianggap melakukan pelanggaran lebih dahulu, sementara Melvin Platje dibatalkan lantaran dinilai offside. Dalam laga itu Bali United kalah 0-1.

PSS Sleman vs Semen Padang (25/7)
Wasit Armyn Dwi Suryathin memberi penalti untuk PSS Sleman setelah Kushedya Hari Yudo terjatuh. Dalam tayangan ulang, Yudo saat itu terjatuh tanpa adanya benturan dengan pemain Semen Padang. Eksekusi Brian Ferreira yang sukses membuat laga berakhir imbang 1-1. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *